Skip to main content

CEGAH DBD DAN BANJIR, BUPATI KAUR RESPON CEPAT

Normalisasi sungai

CEGAH DBD DAN BANJIR, BUPATI KAUR RESPON CEPAT

kaurpusaka.com I Bengkulu, Kaur- Intensitas hujan yang tinggi beberapa waktu terakhir menyebabkan banjir di sejumlah wilayah Kabupaten Kaur. Untuk mengurangi potensi tersebut, Pemerintah Kabupaten Kaur melalui Dinas PUPR melakukan normalisasi di Sungai Air Guha Desa Jembatan Dua Kecamatan Kaur Selatan. Di samping pencegahan Banjir, normalisasi sungai tersebut, juga untuk mencegah penyakit DBD.

Kepala Desa Jembatan Dua, Aseprianto saat dikonfirmasi oleh awak media menjelaskan normalisasi sungai desa Jembatan Dua berdasarkan usulan warga kepada Pemerintah desa untuk disampaikan kepada Bupati Kaur melalui Dinas PUPR Kabupaten Kaur. 

Lanjut Kades Jembatan Dua, Aseprianto usulan tersebut untuk mencegah banjir serta penyakit DBD.

"Benar, pada beberapa waktu yang lalu warga kami mengusulkan kepada Pemerintah Desa jembatan dua untuk disampaikan ke Bupati Kaur, agar sungai tersebut dinormalisasi, supaya tidak lagi terjadi banjir serta menghindari penyakit DBD", jelas Asep (22/10).

Sementara itu Bupati Kaur melalui Kepala Dinas PUPR Kabupaten Kaur, Ismawar Hasdan, ST., M.Si. dengan penormalisasian Sungai Air Guha di Desa Jembatan Dua, berharap kepada warga untuk sama-sama menjaga aliran sungai Air Guha untuk tidak membuang Sampah sembarangan serta menjaga ekosistem disepanjang pinggiran sungai agar serapan air dapat terjaga, tutup Ismawar Hasdan, ST., M.Si. saat dihubungi melalui via telpon selulernya (22/10)

Usul warga jembatan dua langsung direspon cepat oleh Bupati kaur, H. Lismidianto, SH., MH melalui Dinas PUPR Kabupaten Kaur untuk menormalisasi Sungai Air Guha yang berada di Desa Jembatan Dua Kecamatan Kaur Selatan Kabupaten Kaur, Jum'at (21/10/2022).

Amir

Menurut salah satu tokoh Desa  Jembatan Dua yang juga mantan Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) kabupaten Kaur, Amir Hamzah bahwa masyarakat Desa Jembatan Dua sudah mengkhawatirkan keadaan sungai yang sudah mendakal sehingga menyembabkan penggenangan air yang bisa saja berakibat banjir serta menimbulkan sarang nyamuk yang dapat menimbulkan penyakit Demam berdarah (DBD), jelas Amir (22/10)

Lebih lanjut, Amir memuji di era kepemimpinan Bupati Kaur, H. Lismidianto, SH., MH dan Wakil Bupati, H. Herlian Mukhrim, ST yang cepat tanggap terhadap usulan warga untuk menormalisasi sungai, tutupnya kepada awak media.

(Yayan)