Pelabuhan Linau ,Solusi Untuk warga Enggano
KAURPUSAKA.ID.Ketua Fraksi Gerindra DPRD Provinsi Bengkulu, Suharto, mengusulkan agar Gubernur Bengkulu memanfaatkan Pelabuhan Linau sebagai jalur alternatif untuk mengatasi masalah transportasi laut di Pulau Enggano. Pasalnya, Pelabuhan Pulau Baai Bengkulu telah terhenti beroperasi selama delapan bulan, menyebabkan perekonomian daerah mengalami kontraksi.
Suharto berharap Pelabuhan Linau dapat digunakan untuk melayani kebutuhan 4.000 warga Pulau Enggano, baik sebagai angkutan penumpang maupun hasil bumi. Dengan demikian, warga Enggano dapat terlayani dengan baik dan perekonomian daerah dapat kembali berjalan normal.
Penggunaan Pelabuhan Linau sebagai jalur alternatif diharapkan dapat membantu meningkatkan perekonomian warga Enggano. Selain itu, juga dapat mengurangi risiko yang dihadapi oleh warga yang menggunakan kapal-kapal kecil untuk menyeberang ke Bengkulu.
Aliansi Masyarakat Adat Nusantara (AMAN) Wilayah Bengkulu juga telah menyuarakan keprihatinan atas lambatnya pemerintah mengatasi masalah transportasi laut di Pulau Enggano. Mereka meminta pemerintah untuk segera memperhatikan kebutuhan warga Enggano akan transportasi laut yang aman dan memadai.
Dengan adanya perhatian dari DPRD Bengkulu, diharapkan pemerintah dapat segera mengambil tindakan untuk mengatasi masalah transportasi laut di Pulau Enggano dan meningkatkan kesejahteraan warga. Pemanfaatan Pelabuhan Linau dapat menjadi salah satu solusi untuk mengatasi masalah ini.(TAS)