Tingkatkan Ekonomi, 35 Warga Way Hawang Dapat Bantuan Langsung Tunai (BLT-DD)
Kaur Pusaka. Com|| Bengkulu-Kaur, Sebanyak 35 kepala keluarga (KK) di Desa Way Hawang Kecamatan Maje Kabupaten Kaur, Provinsi Bengkulu, kembali mendapat kucuran dana Bantuan Langsung Tunai (BLT). Dana itu berbarengan dengan pembayaran penghasilan tetap (Siltap) perangkat desa dan BPD. "Untuk triwulan ketiga ini, sudah kita kucurkan, total ada 35 warga yang mendapat BLT di Way Hawang," kata Kades Way Hawang Ahmad Marzuki, S.Pd, M.Pd Selasa 17 September 2024.
Dia menyebut 35 warga yang berhak itu tentu masuk dalam kategori penerima BLT, dimana ada beberapa kriteria diantaranya lansia dan tidak mampu. Total dana yang dibayarkan sebesar Rp 31.500.000 dimana setiap orang mendapat kucuran dana sebesar Rp 900 ribu untuk bulan Juli, Agustus dan September ini, "Perbulannya Rp 300ribu dikali ketiga bulan, ini untuk ketiga kalinya kita mengucurkan BLT pada tahun ini, tinggal satu triwulan lagi belum kita bayarkan," tambah kades.
Dikatannya, sedangkan untuk honorarium lainnya juga sudah dikucurkan oleh pihaknya termasuk juga gaji BPD dan perangkat desa. Khusus BLT diharapkan dana ini benar-benar dapat menunjang kebutuhan masyarakat dan membantu ekonomi masyarakat yang menjadi sasaran. Apalagi warga way Hawang sebagian besar nelayan dan petani dimana saat ini tambahan dana untuk menunjang ekonomi tentu banyak kebutuhan. "Dengan adanya uang tunai ini semoga dapat menopang kebutuhan keluarga, memang nominalnya tidak terlalu besar tapi diharapkan dapat membantu kebutuhan penerima," tambahnya.
Secara garis besar BLT memang peruntukkannya, bagi masyarakat yang kurang mampu. Dengan harapan dapat menopang ekonomi warga atau memenuhi kebutuhan pokok masyarakat. Penyalurannya sendiri diserahkan langsung di balai desa belum lama ini dan disaksikan oleh sejumlah pihak terkait, mulai dari PLD, Babinkamtibmas dan juga Babinsa setempat. Sementara untuk tahap akhir akan dikucurkan nanti pada tiga bulan kedepannya. "Banyak program sebenarnya yang kita kucurkan yang bersentuhan langsung dengan masyarakat," tutup kades.
(Red/MRP)