Skip to main content

Tanpa Lelah, Bupati Kaur Lismidianto Penuhi Undangan Pesta Pernikahan Warga

Kaurpusaka.com | Bengkulu, Kaur- Tiada kenal hari libur bagi Bupati Kaur Lismidianto, menyambung rasa dengan warga di sejumlah desa Kabupaten Kaur, seakan tak kenal lelah, tetap memenuhi undangan dari siapapun.

Pasalnya, pria yang juga dikenal dengan panggilan Lis itu langsung memenuhi undangan pesta pernikahan warga, yakni antara Supriawansyah bin Widarno dan Septiani Kartika Sari binti Irmawanto di Desa Gunung Terang Kecamatan Kinal. Tiba di kediamannya jam 09.00 WIB, Lismidianto dan rombongan ajudannya langsung menuju ke lokasi acara.

Lismidianto tampak mengenakan setelan baju batik dan celana hitam yang sangat sederhana. Seselang waktu sebagai pengobat rindu dan tatap muka langsung masyarakat Desa Gunung Terang dan sekitarnya, melalui mikropon MC panggung, memanggil Bupati Kaur Lismidianto, untuk mesenandungkan lagu sekaligus memberikan sambutannya “Saya mengucapkan terima kasih atas undangannya. Untuk itu, atas nama keluarga dan rombongan, saya mengucapkan selamat kepada Supriawansyah dan Septiani Kartika Sari,” kata Lis kepada kedua mempelai, Sabtu (12/6/2021).

Lis, mendoakan pasangan dari keluarga Supriawansyah dan Septiani Kartika Sari itu agar di dalam keluarganya kelak dinaungi keberkahan. “Semoga kelak diberi oleh Allah SWT nikmat sakinah (ketenangan), mawaddah (rasa penuh cinta), serta rahmah (kasih sayang),” sambung Lismidianto.

Dirinya berharap pula agar pasangan tetap saling mendukung saat menghadapi pelbagai tantangan. Kedatangan Lismidianto juga disambut undangan yang hadir.

Yang tak kala penting dalam sambutannya, beliau menyampaikan beberapa yang menjadi keluhan selama ini di desa Gunung Terang khususnya Kecamatan Kinal, "Saya atas nama Pemerintah, telah memanggil meneger PLN Bintuhan penyebab sering Mati Listrik, adapun keterangan yang kami peroleh dari meneger PLN kita bahwa kabel belum berkulit sehingga sangat rentan sentuhan hewan selanjutnya masih adanya sentuhan atau gangguan  pada kebel tersebut dari tanam tumbuh warga. Oleh karena itu saya menghimbau atau menagajak kepada masyarakat desa gunung terang khususnya Kecamatan Kinal, mari kerja sama soal tebang tanam tumbuh yg mengganggu kabel listrik. Kemudian kami sangat berterima kasih kepada adik sanakku sekalian atas aspirasinya yang telah disampaikan kepada kami, supaya kedepannya dapat kita tindaklanjuti seperti Blank spot (sinyal) di desa gunung terang dan sekitarnya, umumnya Kinal dalam, yang sudah melatin menjadi keluhan selama ini. Mudah-mudahan berkat kerjasama dan doa kita, agar kami dapat lebih cepat untuk menindaklanjutinya", tutup Lis.

(Yayan)