Tingkatkan Pendidikan, Diknas dan Dinakertrans Kaur Hearing Ke DPRD.
Kaurpusaka.com I Bengkulu, Kaur- Senin (17/01/22) Program pemerintah daerah kabupaten kaur melalui visi dan misi harus didukung semua elemen masyarakat lebih-lebih SKPD di lingkungan pemerintah kabupaten kaur. Yang mana Bupati Kaur H. Lismidianto melalui Dinas Kominfo kabupaten kaur akan membangun kaur Digital mewujudkan kaur Berseri.
Untuk mewujudkan itu, Dinas Pendidikan Kabupaten Kaur dan Dinas tenaga kerja kabupaten kaur melakukan Hearing dengan DPRD kabupaten Kaur di Ruang Sidang Komisi II.
Plt. Ka. Dinas Pendidikan Sumari, S.Pd., melalui Hearing mengharapkan kepada pihak ligeslatif untuk sama-sama kita tingkatkan program-program agar nyambung apa yang menjadi visi misi pemerintah daerah kabupaten kaur dalam meningkatkan pendidikan digitalisasi di kabupaten kaur, sampai Sumari.
Jaringan Internet masih ada gangguan dan ini menjadi PR bagi Kominfo tetapi ini menjadi program bagi kami juga agar digitalisasi pendidikan melalui Dinas Pendidikan dapat tercapai dengan penguatan sinyal, sambung Sumari.
Sambung Sumari, LPMP sebagai sekolah penggerak ini sebagai wadah pelatihan pelatihan-pelatihan/ uji kompetensi bagi guru agar meningkatkan mutu pendidikan. Sistem pendidikan digital, mudahan-mudahan dengan adanya MOU dengan sekolah penggerak akan terjawab pendidikan digital.
Sementara Kepala Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Kaur Endy, juga berharap kepada pihak ligeslatif untuk membantu agar kaur digitalisasi terwujud. Karena ini menyangkut tranformasi informasi kerja melalui digitalisasi sangat dibutuhkan, sampai Indy dalam rapat.
Sedangkan Anggota DPRD kabupaten kaur Firjan Eka Budi, mengarahkan agar membuat regulasi bagi kepala sekolah agar digitalisasi pendidikan di kaur benar-benar terwujud.
Sementara anggota DPRD kabupaten kaur Irawan Sumantri, menyampaikan Kalau ingin meningkatkan pendidikan Ada dua yang harus dikaloburasikan yakni peningkatan disiplin waktu, Karena ini penting sebagai sarana penunjang bagi anak anak pendidik dalam melaksanakan tatap muka belajar full. Yang kedua, kurangnya pemerataan guru, atau tidak sesuai bisik pendidikan guru. Ini harus dibangun strategi untuk memperbaikinya. Dari kedua ini, pengawasan dinas pendidikan kabupaten kaur yang harus ditingkatkan.
(Yayan)