KLARIFIKASI KADISTAN KAUR, LIANTO, SP. "JOUNDER ASET KAUR"
KLARIFIKASI KADISTAN KAUR, LIANTO, SP. "JOUNDER ASET KAUR"
kaurpusaka.com I Bengkulu, Kaur- Dikabarkan dalam pemberitaan sebelumya, Alat Mesin Pertanian Dinas Pertanian Kabupaten Kaur yang dipinjampakaikan ke kelompok disalahgunakan untuk memanen sawit milik PT Desaria Plantation Mining. Namun, naasnya saat memanen Jounder terbalik dan memakan korban jiwa warga Kecamatan Kinal.
Menurut Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Kaur, Lianto, SP berdasarkan laporan PPK dan PPL saat ditugaskannya dilapangan mengatakan bahwa ALSINTAN dikabarkan milik Pemda Bengkulu Selatan. Hal ini disampaikan di ruang kerjanya kepada awak media kaurpusaka.com, kompas86 dan newskpk, (19/09/22) dengan durasi pembicaraan 12 menit 28 detik.
Sementara hari Selasa (20/09/22), Kepala Dinas Pertanian Kaur, Lianto, SP yang dimuat dalam pemberitaan Radarkaur online mengatakan milik Pemda kaur.
Merujuk dari kedua penjelasan kepala dinas Pertanian Kaur, Lianto. Awak media terkesan dibohongi. Lebih-lebih penjelasannya mencatut nama Pemerintah Daerah Bengkulu Selatan.
Untuk kejelasan dimata publik, awak media meminta klarifikasi kepada kepala dinas pertanian kaur, Lianto didampingi langsung kakak Kandungnya yang saat ini menjabat Kades Pance Negara Kecamatan Kaur Utara, diruang kerjanya, (23/09/22) dengan durasi pembicaraan 15 menit 29 detik.
Kepada awak media, Lianto mengakui bahwa ALSINTAN yang memakan korban jiwa adalah aset milik Pemda kaur.
"Ya, kami akui ALSINTAN yang memakan korban itu, aset milik Pemda kaur. Hal ini kami sampaikan untuk menjaga nama baik pemerintah daerah kabupaten kaur", klarifikasinya kepada awak media, (23/09/22).
Memang sebelumnya awak media telah dihubungi melalui via telpon untuk bertemu dan sempat bertatap muka langsung yang diketahui namanya Risdianto yang saat ini menjabat Kepala Desa Pance Negara Kecamatan Kaur Utara dan merupakan kakak kandung (akunya) Kepala Dinas Pertanian Kaur, Lianto, Selasih, Senin (23/09/22) dengan durasi pembicaraan 09 menit 15 detik.

Dalam pembicaraannya, Risdianto berharap kepada awak media untuk lebih profesional dalam penulisan berita.
(Yayan)