Skip to main content

Sinar Banten: Warga Kuatir, Akses Terputus

Sarna, Kades Sinar Banten

kaurpusaka.com I Bengkulu, Kaur- Sabtu (02/04/22) Dari pantauan awak media bersama LSM Lippan Jaya Kabupaten Kaur, Yayan dan LSM LT-KPSKN PIN RI Fauzan, terlihat jalan Raya menuju Desa Sinar Banten, Bukit Indah, Pasar Jumat, dan Sinar Jaya Kecamatan Nasal, nyaris terputus.

Kondisi jalan saat ini, bagian bibir jalan sudah menggantung akibat terus tergerus atau longsor. Hal ini, kalau tidak cepat ditindaklanjuti Pemerintah Daerah Kabupaten Kaur dalam hal Dinas PUPR Kabupaten Kaur, dimungkinkan akan terputus. 

Kepala Desa Sinar Banten Kecamatan Nasal Kabupaten Kaur, Sarna kepada awak media mengatakan, memang betul kondisi Jalan Raya menuju desa Sinar Banten, Bukit Indah, Pasar Jumat, dan Sinar Jaya, nyaris terputus. Kekwatiran ini, memang sudah dirasakan warga saat melintas di lokasi jalan yang longsor tersebut, ujar Kepala Desa Sinar Banten, Sarna (02/04/22).

Sambung Sarnak, dengan kondisi jalan longsor tersebut, sudah kami lakukan koordinasi ke Pemerintah Daerah Kabupaten Kaur melalui instansi terkait yakni Dinas PUPR Kabupaten Kaur dan ini sudah menjadi perhatian khusus Pemerintah Kita, senyum Sarnak Kepada Anggota LSM Lippan Jaya dan LT-KPSKN PIN RI, Yayan dan Fauzan.

Lsm

Harapan besar juga dirasakan Saudara Fauzan, Koordinator LSM LT-KPSKN PIN RI Kabupaten Kaur mengatakan, jika melihat kondisi jalan yang longsor tersebut, memang sudah sangat menggelikan bagi pengendara yang melintas l. Wajar saja kalau masyarakat, tingkat kekwatirannya tinggi. Tinggal Pemerintah Daerah Kabupaten Kaur melalui Dinas PUPR, secepat mungkin untuk ditindaklanjuti. Dikwatirkan kabupaten kaur mengalami cuaca hujan, tentu berdampak di lokasi jalan itu, kata Fauzan.

Hal senada disampaikan LSM Lippan Jaya Kabupaten Kaur, Yayan mengatakan, Saya sependapat apa dikatakan sudara Fauzan. Ini harus direspon cepat sebelum akses itu terputus, dan inilah fungsi Kami pengawasan kontrol, yang menurut kami, menginformasikan kepada Pemerintah kita apa yang telah terjadi di lapangan, terangnya.

(Red)